Sun. Mar 3rd, 2024

9 Tempat Kisah Sejarah Peninggalan Kerajaan Kutai, Sobat Sudah Pernahkah Kunjunginya?

9 Tempat Kisah Sejarah Peninggalan Kerajaan Kutai, Sobat Sudah Pernahkah Kunjunginya?9 Tempat Kisah Sejarah Peninggalan Kerajaan Kutai, Sobat Sudah Pernahkah Kunjunginya?

9 Tempat Kisah Sejarah Peninggalan Kerajaan Kutai, Sobat Sudah Pernahkah Kunjunginya? Kutai Kartanegara memiliki berbagai tempat wisata yang menarik. Tidak hanya itu, banyak wisata yang memadukan alam, budaya, dan sejarah untuk menciptakan sebuah orkestrasi keindahan. Wisata di Kutai tentu saja merepresentasikan keindahan alam di Kalimantan, beserta tradisi dan budaya masyarakatnya. Oleh karena itu, Kutai menjadi destinasi wisata yang wajib masuk dalam daftar kunjungan Anda saat liburan tiba. Berikut adalah rekomendasi berbagai wisata peninggalan Kerajaan Kutai di bawah ini.

9 Tempat Kisah Sejarah Peninggalan Kerajaan Kutai, Sobat Sudah Pernahkah Kunjunginya?

1. Museum Mulawarman

Museum Mulawarman merupakan objek wisata yang terkenal di Kutai Kartanegara. Terdapat 5.373 koleksi benda bersejarah di museum ini. Koleksinya sendiri meliputi berbagai perabotan kuno, patung, kamar tidur, dan barang-barang lainnya dari dinasti Ming, Qing, dan Yuan. Selain itu, pengunjung juga bisa melihat pertunjukan wayang golek Bali yang merupakan pemberian dari Sultan Yogyakarta.

 

Baca Juga :
Kisah Sejarah Candi Prambanan, dan Wisata Sekitarnya yang Wajib Dikunjungi!

Museum Mulawarman berada di lokasi yang strategis, karena berdekatan dengan Sungai Mahakam. Lokasi museum ini tepatnya berada di Jalan Tepian Pandan, Panji, Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Harga tiket yang ditawarkan untuk masuk ke Museum Mulawarman adalah Rp2.500/dewasa dan Rp1.000/anak-anak.

2. Monumen Pancasila

Berdiri sebagai simbol keberhasilan Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai oleh Presiden Republik Indonesia dalam melaksanakan pembangunan daerah.

Monumen Pancasila sendiri terletak di pusat kota Tenggarong, yaitu tepat di depan Keraton Sultan Kutai. Di sekeliling monumen terdapat relief yang menggambarkan sejarah panjang perjalanan Kutai Kartanegara dari zaman kerajaan hingga era pembangunan.

3. Desa Brubus

Jika Anda ingin mengetahui lebih jauh tentang sejarah Kutai Kartanegara, maka peninggalan Kerajaan Kutai di Desa Brubus yang terletak di Mura kaman bisa menjadi destinasi wisata yang bisa Anda kunjungi.

 

Baca Juga :
Kagum! TOP 7 Candi yang di Jawa Tengah, Sungguh Megah dan Menawan!

Muara kaman merupakan objek wisata bekas pusat pemerintahan Kerajaan Kutai Martadipura yang saat itu dipegang oleh Raja Mulawarman. Di wisata ini Anda bisa menemukan sisa-sisa peninggalan kerajaan Hindu tertua di Indonesia, seperti lesong batu, batu kepala babi, perkemahan kuno, Candi Tanjung Serai, dan Museum Muara Kaman yang juga menyimpan artefak-artefak peninggalan kerajaan Kutai Martadipura.

4. Lamin Mancong

Lamin adalah rumah adat khas suku Dayak Benuaq yang dapat ditemukan di Desa Mancong. Rumah adat ini lebih dikenal dengan sebutan Lamin Mancong dan merupakan Lamin tertua dari Suku Dayak Benuaq.

Bangunan rumah adat ini telah mengalami proses restorasi oleh EHIF atau Equatorial Heritage International Foundation.

 

Baca Juga :
Asal Usul Candi Prambanan, Bukti Sejarah Perkembangan Agama Hindu di Indonesia

Dalam mengunjungi destinasi wisata ini, selain melalui jalur darat, Anda juga bisa menyusuri sungai Ohong dengan menggunakan perahu kecil. Aliran sungai yang cukup berkelok-kelok, dan pemandangan yang sangat eksotis akan menjadi pengalaman wisata yang menakjubkan yang bisa Anda rasakan.

Lokasinya sendiri berada di Desa Mancong, Kecamatan Jempang, Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur.

5. Pulau Kumala

Jika Anda ingin mengunjungi wisata budaya, namun dengan sentuhan yang instagramable, maka Pulau Kumala bisa menjadi pilihan yang tepat untuk kebutuhan wisata kekinian.

Pulau Kumala memiliki pesona keindahan alam yang asri dan berpadu dengan nilai edukasi. Pasalnya, di sana terdapat berbagai rumah adat Suku Dayak. Agar wisata di Pulau Kumala semakin seru, tersedia berbagai wahana wisata yang bisa dinikmati bersama keluarga saat liburan.

Lokasi Pulau Kumala berada di Delta Sungai Mahakam. Sementara itu, alamat lengkapnya berada di Timbau, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur.

6. Desa Kedang Ipil

Desa Kedang Ipil masih memiliki adat istiadat yang kuat, yaitu Adat Kutai Lawas. Masyarakat setempat masih menjalani ritual-ritual, seperti Nyepi, yang berarti tidak keluar rumah selama beberapa hari, tidak menyakiti dan membunuh hewan, serta melarang memakan makhluk hidup. Selain Nyepi, berbagai adat lainnya yang masih kental adalah pernikahan adat, tradisi kematian, dan ritual Belian untuk pengobatan.

 

Baca Juga :
Asal Usul Candi Borobudur, Bukti Sejarah Perkembangan Agama Buddha di Indonesia

Menariknya, di desa ini terdapat Kelompok Sadar Wisata (pokdarwis) yang bisa dijadikan rujukan untuk mendapatkan informasi rencana kunjungan dan acara-acara budaya.

Selain itu, terdapat berbagai pilihan untuk menginap di desa ini, seperti berkemah, hammock gantung, atau homestay. Homestay sendiri tersebar di beberapa titik di desa ini dan Anda akan dengan mudah mengenalinya, karena terdapat plang di setiap homestay.

7. Kutai Lama

Untuk mencapai Kutai Lama biasanya memakan waktu sekitar dua jam dari Tenggarong. Selain melalui jalur darat, wisatawan juga bisa melalui Sungai Mahakam yang diakses dari Samarinda. Di sepanjang Sungai Mahakam, Anda akan dimanjakan dengan pemandangan sungai dan pemandangan kota. Biasanya juga akan ada kesenian yang ditampilkan di atas kapal khusus tersebut.

Anda bisa singgah sejenak di Pelabuhan Naga Kutai Lama, lalu berziarah di makam Sultan Aji Dilanggar dan Sultan Aji Raja Mahkota. Aksesnya hanya cukup berjalan kaki sekitar 500 meter. Biasanya, akan ada pemandu wisata yang menjelaskan kisah dan sejarah makam raja.

 

Baca Juga :
TOP 7 Keajaiban Dunia yang Masuk Dalam Warisan Dunia (UNESCO), Keren!

Tidak jauh dari makam Sultan, Anda juga bisa berziarah ke makam Habib Hasim Bin Musaiyah (Tunggang Parangan), seorang habib yang membawa agama Islam ke kerajaan kutai. Ini adalah awal mula Sultan Aji Raja Mahkota memeluk agama Islam.

8. Gua Batu Hitam

Bagi Anda yang memiliki jiwa petualang, mengunjungi Gua Batu Gelap adalah pilihan yang tepat. Gua ini dihiasi dengan stalatmin dan stalaktit serta sungai bawah tanah.

Tempat wisata di Kutai Kartanegara ini cukup sarat akan legenda rakyat. Konon, pada masa lalu, saat pesta panen, seorang warga desa menabuh bedug dengan menggunakan ekor ikan pari. Akibatnya, seluruh warga yang ikut dalam pesta panen tersebut terkena kutukan. Akhirnya, hal ini menyebabkan bebatuan di dalam Gua Batu Hitam menyerupai kursi, meja, dan manusia. Beberapa bentuk tersebut dipercaya sebagai wujud dari penduduk desa yang dikutuk pada saat itu.

Lokasi gua ini sendiri berada di Desa Suka Maju, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur.

9. Tanjung Isuy

Jika Anda ingin mempelajari lebih lanjut tentang budaya suku Dayak Benuaq, 9 Tempat Kisah Sejarah ini Anda bisa mengunjungi Tanjung Isuy di Kutai Kartanegara. Anda bisa menginap di “Lamin”, rumah adat suku Dayak dan menyaksikan upacara penyambutan tamu, serta pertunjukan kesenian khas masyarakat setempat.

Menariknya, di objek wisata ini Anda bahkan bisa melihat langsung proses pembuatan ilap doyo, yaitu kain tenun yang dibuat oleh masyarakat Dayak Benuaq.

Mulai dari keindahan alam, adat istiadat, budaya hingga sejarah, tentu saja Kutai Kartanegara menyimpan beragam wisata peninggalan Kerajaan Kutai yang menarik untuk dikunjungi. Agar Anda bisa lebih mengenal ibu kota baru Indonesia ini, tak ada salahnya memanfaatkan liburan selanjutnya untuk menjelajahi berbagai objek wisata di Kutai Kartanegara di atas.

By admin

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *