Tue. Jul 16th, 2024

Tentang Anwar Ibrahim Kritik Mahathir: “Untuk Ia Orang Melayu Pemalas, Terkecuali Ia”

Tentang Anwar Ibrahim Kritik Mahathir: "Untuk Ia Orang Melayu Pemalas, Terkecuali Ia"

Tentang Anwar Ibrahim Kritik Mahathir: “Untuk Ia Orang Melayu Pemalas, Terkecuali Ia”. Pertama Menteri Malaysia Anwar Ibrahim memberi komentar pedas pada Mahathir Mohamad karena pengakuannya yang memiliki nuansa rasis. Beberapa lalu, Mahathir memberi kritikan ke minoritas di Malaysia yang dipandang lebih setia ke “negara asal” mereka.

Mahathir juga mendapatkan serbuan balik dari Anwar Ibrahim karena Mahathir dipandang berprasangka, walau sebenarnya dia sendiri punyai rekanan politik dari etnis minoritas.

“Melayu untuk ia (Mahathir) malas, terkecuali ia. India dan China dipandang kurang setia terkecuali sejumlah kroni ia,” tutur PM Malaysia Anwar Ibrahim saat ditanyakan media Malaysia.

Anwar Ibrahim berbicara dia menentang keras perkataan Mahathir yang tidak bertanggungjawab itu. Disamping itu, Anwar berbicara perkataan Mahathir cuma usaha pergeseran isu dari visi pemerintah Malaysia untuk menantang korupsi dan lain-lain.

Berdasar laporan malaymail,dua etnis yang diartikan Mahathir ialah etnis China dan India yang ada di Malaysia.

Jika menyaksikan skema cabinet Mahathir saat sebelum dia jatuh pada 2020, politikus senior itu mengusung beberapa politikus dengan etnis China dan India.

Sejumlah salah satunya yaitu Anthony Loke Siew Fook (Menteri Transportasi), Dr. Xavier Jayakumar Aruanandam (Menteri Air, Tempat, dan Sumber Daya Alam), Yeo Bee Yin (Menteri Energi, Sains, Tehnologi, Lingkungan, dan Peralihan Cuaca), sampai Teresa Kok Suh Sim (Menteri Industri Primer).

Ada juga Liew Chin Tong, Teo Nie Ching, Chong Chieng Jen, sampai Ong Semakin Ming yang disebut beberapa wakil menteri di cabinet Mahathir.

Awalnya disampaikan, Bekas Pertama Menteri Malaysia Najib Razak lewat advokatnya mengatakan penghilangan film dokumenter Netflix mengenai kasus penipuan berharga miliaran dolar yang terjadi di bawah pemerintahannya. Argumennya, mencuplik The Guardian, Kamis (11/1/2024), diketahui sebab menganggap dibuat malu.

Laporan The Straits Times menyebutkan bekas anggota parlemen Minggu ini berusaha hapus acara memiliki durasi 98 menit yang sekarang ini disiarkan di Netflix karena isinya yang “sub yudisial dan mengejek”.

Tentang Anwar Ibrahim Kritik Mahathir: "Untuk Ia Orang Melayu Pemalas, Terkecuali Ia"

Tentang Anwar Ibrahim Kritik Mahathir: “Untuk Ia Orang Melayu Pemalas, Terkecuali Ia”

Penasihat intinya, Tan Sri Muhammad Shafee Abdullah, ajukan aduan mengenai atraksi film dokumenter Man on the Run. Di Pengadilan Tinggi saat sebelum persidangan 1Malaysia Development Berhad (1MDB) bisa diteruskan pada 8 Januari.

Acara itu, yang pertama kalinya diputar di bioskop-bioskop di Singapura dan di-launching di Netflix di tanggal 5 Januari. Tampilkan interviu dengan politisi dan figur seperti Thomas dan Pertama Menteri Anwar Ibrahim.

Film ini tampilkan interviu diantaranya dengan bekas anggota parlemen Damansara Tony Pua dan pelapor Xavier Andre Justo.

Najib diinterviu untuk film dokumenter itu saat sebelum penahanannya.

Pada pertemuan jurnalis, Muhammad Shafee mengatakan jika apa yang disebutkan Najib dalam program itu “100 % betul. Saya memperhatikan (interviu) dan apa yang ia ucapkan itu betul,” kata advokat tersebut.

By admin

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *